• Sejarah Perang Dunia I

    Semua yang sekarang sedang terjadi di dunia adalah sebuah rangkaian akibat dari konflik puluhan tahun lalu

  • Berlian Berdarah Afrika

    Berlian yang kamu idam-idamkan mungkin dihasilkan dari pertumpahan darah perang sipil di Afrika

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sejarah Perang Dunia I : Jerman menyerang Perancis (bagian 5)

Tentara Perancis dengan senapan bayonet

Perancis sebagai sekutu Serbia dan Rusia telah menyatakan perang terhadap Jerman. Kedua negara sebelumnya juga sudah pernah terlibat perang (Perang Perancis - Prusia 1870 -1871) dimana Perancis mengalami kekalahan.

Jerman ingin mengulang lagi peristiwa itu dimana Jerman mampu mengalahkan Perancis dengan cepat. Untuk itu Jerman meniru strategi lama yaitu menyerang Perancis melalui Belgia lalu melewati selat Inggris.

Serangan Jerman ke Perancis di barat ini bersamaan dengan pertempuran Jerman melawan Rusia di timur. Karena itu pada pertempuran di timur, Jerman hanya mampu mengirim 1 pasukan perang.

Rencana Jerman melalui Belgia ke Prancis tidak berjalan semulus yang diharapkan Jerman. Belgia sebagai negara netral tidak ingin terlibat dalam perang. Sebaliknya Perancis juga ingin mengirim pasukan melalui Belgia dan mendapatkan penolakan yang sama. Hal ini membuat Jerman marah dan merasa perlu menyerang Belgia.

Orang-orang Belgia yang tidak mau terlibat dalam perang (Belgia negara netral) melakukan perlawanan yang baik dengan menghancurkan jalur kereta api untuk memperlambat pengangkutan pasokan Jerman. Pada akhirnya, setelah mendapat serbuan dari Jerman, Belgia mencoba menggabungkan pasukan mereka dengan Perancis (namun sebagian besar pasukan Belgia mundur ke Antwerpen dimana mereka mengalami kekalahan dari Jerman).

Tentara Jerman di medan perang Belgia

Perang Jerman melawan Perancis akhirnya benar-benar meletus dan terjadi di beberapa front. Pertempuran Frontiers (14–24 Agustus), Mulhouse Alsace Selatan (20 Agustus) dan Pertempuran Marne Pertama (5–12 September) yang berhasil mendorong pasukan Jerman 50 km ke belakang.

Kesuksesan Perancis memukul Jerman tidak bisa dilepaskan dari peran Inggris yang mengirim bantuan militer. Meskipun keinginan Inggris sebenarnya hanya ingin menjauhkan medan pertempuran. Inggris mengirim pasukan maju sampai pantai utara Prancis dekat kota Mons Belgia.

Meskipun pada awalnya mereka mampu menahan pasukan Jerman, mereka segera dipaksa mundur. Inggris kehilangan sejumlah besar orang pada pertempuran pertama ini.
Share:

Sejarah Perang Dunia I : Turki Melibatkan Diri Dalam Perang (bagian 4)

Ottoman Empire Army during World War I
Sebenarnya sampai saat ini tidak ada yang tahu alasan pasti kenapa Turki melibatkan diri ke dalam Perang Dunia 1. Saat ini hanya ada spekulasi-spekulasi tentang alasan keterlibatan Turki terutama karena alsan Turki tergabung dalam Center Powers.

Yang membuat orang banyak heran dengan langkah Turki ini adalah karena Turki tidak punya masalah langsung dengan konflik Austria-Hungaria dengan Serbia dan Rusia sebagai pemicu perang.

Sebelumnya : Perang Jerman Melawan Rusia

Selain itu Turki pada abad ke-19 adalah negara agraris yang kalah dalam hal penguasaan tekhnologi. Benar bahwa kawasan pertanian Anatolia menjadi perlintasan militer namun bukan kawan pertempuran. Lagipula ekonomi Turki sedang dalam keadaan hancur. Sumber daya Turki sudah habis untuk biaya perang Balkan yang berlangsung pada 1912-1914 dimana Turki juga ikut terseret dalam konflik.

Selain masalah ekonomi alasan lain untuk mempertanyakan keterlibatan Turki dalam perang adalah lokasi Turki yang sangat jauh dari front pertempuran. Selama pemerintahan sipil Abdulhamit II memang pembangunan jaringan kereta api cukup baik tetapi jaringan jalan dan kereta api belum siap untuk berperang. Untuk diketahui, perang pada abad ke-19 sangat mengandalkan jaringan kereta untuk memobilisasi logistik perang. Butuh lebih dari sebulan untuk mencapai Suriah dan hampir dua bulan untuk mencapai Mesopotamia. Padahal umtuk ke perbatasan Rusia jalur kereta api hanya ada 60 km sebelah timur Ankara, dan dari sana masih 35 hari ke Erzurum.

Serangan Tuki ke Rusia


Kekaisaran Ottoman memulai aksi militer datang tiga bulan dalam keadaan netralitas formal. Masuknya Kerajaan Ottoman ke dalam Perang Dunia I dimulai ketika dua kapal (The Ottoman Navy) yang baru saja dibeli dari angkatan lautnya, yang masih diawaki oleh awak Jerman mereka, melakukan Serangan Laut Hitam, serangan mendadak terhadap pelabuhan-pelabuhan Rusia, pada tanggal 29 Oktober 1914.
Battlecruiser SMS Groeben

Kleiner Kreuzer SMS Breslau

The Ottoman Navy pada 29 Oktober 6:30 A.M. berhasil menghancurkan sebuah kapal perang Rusia  di Pertempuran Odessa. Pada 31 Oktober 1914, Turki secara resmi menyatakan diri sebagai bagian dari aliansi Center Powers.

Setelah serangan mendadak itu pada 1 November 1914 Rusia menyatakan perang terhadap Ottoman. Konflik pertama dengan Rusia adalah Serangan Bergmann pada Pertempuran Kaukasus pada 2 November 1914.

Pada 2 November, Wazir Agung / Prime Minister Ottoman menyatakan penyesalan atas operasi Angkatan Laut kepada Rusia. Untuk diketahui keadaan politik Turki sangat kacau dengan banyaknya pejabat-pejabat boneka dari pihak Jerman yang disusupkan dalam struktur pemerintahan Turki. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Sazonov, menyatakan bahwa sudah terlambat dan Rusia menganggap serangan ini sebagai tindakan perang. Kabinet Ottoman menjelaskan dengan sia-sia.

Inggris adalah sekutu Rusia. Pada 3 November, duta besar Inggris meninggalkan Konstantinopel dan skuadron angkatan laut Inggris dari Dardanelles membombardir benteng pertahanan luar di Kum Kale di pantai Asia utara dan Seddülbahir di ujung selatan Semenanjung Gallipoli. Sebuah bom Inggris menghantam salah satu benteng pertahanan dan membunuh 86 tentara Turki.

Pada 5 November, sebelum Pemerintah Ottoman sempat merespon serangan Inggris, Inggris dan Prancis juga menyatakan perang terhadap Ottoman. Ottoman menyatakan Jihad (perang suci) akhir bulan itu. Dimulai dengan Kampanye Kaukasus dengan serangan melawan Rusia, untuk mendapatkan kembali bekas provinsi Ottoman. Dengan sambutan perang dari Ottoman ini maka Perang Mesopotamia resmi dimulai dengan diawali pendaratan Inggris di Basra. Inggris bersama Perancis menggandeng koloninya yaitu Australia dan India menyerbu Turki.

Alih-alih membalas langsung serangan aliansi Inggris, Turki malah menyerang Mesir (aliansi Inggris) dengan harapan agar memecah kekuatan dan konsentrasi pasukan Inggris. Turki berharap invasi Inggris datang melalui Kilikia atau Suriah utara. Ternyata dugaan Turki salah, serangan Inggris tidak melalui Kilikia atau Suriah utara tetapi melalui selat.

Turki menggunakan parit-parit untuk berlindung

Sebagian besar pengamat militer mengakui bahwa tentara Turki Ottoman di bawah Khalifah Utsmani adalah pasukan yang tidak berpendidikan. Mustafa Kemal akhirnya menyadari itu. Perang saat ini adalah sesuatu dari era yang berbeda dibandingkan ketika Kesultanan Ottoman berjaya pada dekade sebelumnya.

Menghadapi dua kekuatan industri militer besar (Inggris dan Rusia), Turki Ottoman hanya bisa mengandalkan serangan pada waktu menjelang fajar di mana para tentara dengan pedang di tangan maju untuk meneriakkan "Allahu Akbar!" tepat ketika para tentara Inggris dan Perancis menghujani dengan tembakan cannon dan senapan mesin.

Setelah menghadapai serangan 3 tahun berturut-turut dari Inggris dan Perancis (ditambah Mesir, Australia dan India) akhirnya pada 1918 Turki mengakui kekalahan. Selanjutnya pada 1921 Kekhalifahan Utsmani resmi berakhir.
Share:

Sejarah Perang Dunia I : Perang Jerman melawan Rusia (bagian 3)

German troops invaded Poland & Russia

Sejarah mencatat Jerman adalah kekuatan militer paling mengerikan pada abad ke-19. Jerman adalah kekuatan sentral dalam arti sebenarnya. Jerman terlibat 2 front pertempuran langsung dalam waktu yang sama yaitu dengan Rusia dan sekutu-sekutunya di timur dan dengan Britania Raya di front petempuran barat.

Sebelumnya : Aliansi Persekutuan Negara-negara 

Keterlibatan Jerman pada Perang Dunia I terjadi karena beberapa faktor. Selain karena terikat dengan perjanjian aliansi, keterlibatan Jerman juga disebabkan karena Spirit 1914 dimana Pemerintah Jerman, yang didominasi oleh Junker , menganggap perang sebagai cara untuk mengakhiri perselisihan Jerman dengan rival Prancis, Rusia, dan Inggris yang sudah terjadi bertahun-tahun.

Selain untuk mengakhiri perselisihan dengan Perancis, Rusia dan Inggris, Pemerintah Jerman memerlukan "musuh bersama" untuk menyatukan masyarakat Jerman dan mengurangi suara Partai Demokrat Sosial yang gencar sekali melakukan kritik terhadap monarki. Perang disajikan Pemerintah Jerman sebagai kesempatan untuk menyatukan bangsa dalam jiwa nasionalisme, seperti yang ditegaskan Menteri Luar Negeri Bernhard von Bülow.

Pertempuran Tannenberg


Tentara Rusia Pasukan Kedua melakukan penyerbuan ke Jerman melalui Prusia. Prusia adalah sebuah kerajaan yang berbatasan langsung dengan Jerman yang berada di sebelah timur. Kerajaan Prusia berdiri dari tahun 1701 sampai tahun 1918.

Tentara Rusia tertahan di wilayah Tannenberg Prusia karena supply logistik yang dikirim tidak bisa sampai. Ini karena kereta untuk mengirim logistik hanya bisa sampai di Prusia disebabkan karena ukuran rel yang tidak sama. Jerman mengetahui kelemahan ini dan menggunakannya sebagai keuntungan. Mereka menggunakan sistem kereta api mereka untuk mengepung pasukan Rusia di Tannenberg.

Sebelum Komandan Rusia menyadari apa yang sedang terjadi, pertempuran berikutnya adalah kekalahan besar bagi Rusia dengan ribuan orang terbunuh dan 125.000 tentara menjadi tawanan perang. Meskipun Jerman memenangkan pertempuran, 13.000 orang pasukannya terbunuh.

Pertempuran Danau Massurian

German 8th Army staff at the First Battle of Masurian Lakes
Pertempuran Jerman melawan Rusia di timur ini bersamaan dengan pertempuran Jerman melawan Perancis di front barat. Karena itu Jerman hanya mampu mengirim 1 batalyon pasukan pada perang melawan Rusia ini.

Setelah mengalahkan Tentara Rusia Pasukan Kedua di Tannerberg, tentara Jerman segera mengalihkan fokusnya untuk menghadapi Tentara Rusia Pasukan Pertama yang berada di Danau Massurian. Pertempuran ini dimulai pada tanggal 7 September dan berakhir pada 14 September 1914.

Selanjutnya : Turki Melibatkan Diri Dalam Perang

Pada pertempuran ini tentara juga Rusia mengalami kekalahan. Rusia kehilangan sekitar 125.000 pasukan dan 150 cannon. Jerman yang berusaha mendorong mundur Rusia tidak bisa melanjutkan usahanya karena bantuan dari Rusia melalui Tentara Rusia Pasukan Sepuluh yang telah datang membantu.

Share:

Sejarah Perang Dunia I : Aliansi Negara-negara (bagian 2)


Seperti diulas sebelumnya pada Sejarah Perang Dunia I : Pendahuluan (bagian 1), perang Austria melawan Serbia ini dipicu oleh pembunuhan Archduke Ferdinand of Austria oleh Ultra Nasionalis Serbia.

Jika saja perang ini adalah perang antar Austria dan Serbia saja mungkin efeknya tidak akan meluas kemana-mana. Namun ternyata perang ini juga melibatkan aliansi negara masing-masing.

Sebelumnya : Sejarah Pendahuluan Perang Dunia 1

Setelah pembunuhan Archduke Ferdinand of Austria dan Austria menyatakan perang terhadap Serbia maka pernyataan perang tersebut langsung disambut oleh Rusia sebagai sekutu dekat Serbia. Tidak hanya Rusia saja karena ternyata Rusia mengajak sekutu dekatnya Perancis untuk terlibat dalam peperangan ini.

Hanya berjarak 2 hari sejak pernyataan perang Austria ke Serbia dan disambut oleh Rusia yang mengajak Perancis, maka pada tanggal 1 Agustus 1914 Jerman sebagai sekutu Turki turut melibatkan diri dalam pertikaian ini.

Pada tanggal 3 Agustus 1914 pasukan Jerman sudah menyeberang sampai Belgia untuk menyerang Perancis. Agresi Jerman ini melanggar Schlieffen Plan yang telah disetujui oleh Inggris dengan Jerman bahwa Belgia adalah daerah netral yang tidak boleh dilibatkan dalam konflik. Menteri luar negeri Inggris, Sir Edward Gray mengultimatum Jerman untuk segera menarik pasukannya dari Belgia.

Jerman tidak mengindahkan peringatan Inggris untuk menarik pasukannya dari Belgia. Untuk itu pada tanggal 4 Agustus 1914 Inggris menyatakan perang terhadap Jerman.

Aliansi dan Persekutuan

Peta aliansi dan koloni Perang Dunia I  (gambar 1)

Sebenarnya bibit-bibit konflik sudah ada jauh sebelum Perang Dunia I meletus. Jika ditarik mundur maka pada abad ke-19 sudah terjadi pergesekan antar kekuatan-kekuatan besar Eropa. Mereka berupaya keras mempertahankan keseimbangan kekuatan di seluruh Eropa sampai pada awal tahun 1900an memunculkan jaringan aliansi politik dan militer yang kompleks di benua ini.

Secara umum ada 3 kekuatan besar berikut dengan koloninya pada abad ke-19. Pada gambar 1 ditunjukkan dengan 3 warna yang berbeda. 3 kekuatan itu adalah:

  1. Central Powers (diwakili warna orange)
  2. Allied Powers (diwakili warna hijau)
  3. Negara-negara netral (diwakili warna abu-abu)
Negara-negara anggota Central Powers
NationMulai Perang
 Austria-Hungary28 July 1914
 German Empire1 August 1914
 Ottoman Empire2 August 1914 (secret)
29 October 1914 (public)
 Kingdom of Bulgaria14 October 1915
Selain negara anggota, Central Powers juga didukung oleh koloni-koloninya, yaitu :
  •  Dervish State
  •  Transvaal
  •  Sultanate of Darfur
  •  Azerbaijan
  •  Belarus
  •  Courland and Semigallia
  •  Crim
  •  Don
  •  Finland
  •  Jabal Shammar
  •  Kuban
  • Lithuania Lithuania
  •  Northern Caucasus
  • Poland Poland
  •  Ukraine
  •  Georgia
  •  United Baltic Duchy
   
Negara-negara anggota Allied Powers
NationMulai Perang
 PerancisSejak awal
 British EmpireSejak awal
 RussiaSekal awal
 JepangAgustus 1914
 ItalyApril 1915
 USAApril 1917
Selain negara anggota, Allied Powers juga didukung oleh koloni-koloninya, yaitu :
  •  Serbia
     Belgia
     Montenegro 
  •  Emirate of Nejd and Hasa 
  •  Portugal
     Romania 
  •  Hejaz
     Yunani
     China
     Siam
     Brazil 
  •  Albania
     Armenia 

Ada yang terlibat langsung dalam perang dan ada sebagian dengan dukungan diplomasi.

Pemicu Utama Perang Dunia I


Banyak faktor yang ditengarai sebagai pemicu ketegangan di Eropa pada abad ke-19 ini seperti krisis diplomatik yang terjadi setelah serangkaian pertikaian panjang dan sulit antara negara-negara besar (Italia, Prancis, Jerman, Kerajaan Inggris, Kekaisaran Austria-Hongaria dan Rusia) atas isu-isu Eropa dan kolonial di dekade sebelum 1914.

Selanjutnya : Perang Jerman melawan Rusia

Penyebab lain untuk perang adalah ketegangan atas wilayah di Balkan yang sudah terjadi selama 4 dekade sebelumnya. Austria-Hungaria bersaing dengan Serbia dan Rusia untuk wilayah dan pengaruh di wilayah ini dan mereka menarik seluruh negara-negara besar aliansi mereka ke dalam konflik melalui berbagai perjanjian aliansi.

Catatan-catatan sejarah menuliskan setidaknya ada 4 faktor yang mempengaruhi.

  1. Militerisme
  2. Aliansi
  3. Imperialisme dan Industrialisasi
  4. Nasionalisme

Meskipun begitu, dipercaya pemicu langsung dari perang adalah Casus Belli yaitu kejadian pembunuhan Archduke Franz Ferdinand dari Austria dan istrinya oleh Gavrilo Princip (bab pendahuluan).

Share:

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Labels

Sejarah Perang Dunia I : Jerman menyerang Perancis (bagian 5)

Tentara Perancis dengan senapan bayonet Perancis sebagai sekutu Serbia dan Rusia telah menyatakan perang terhadap Jerman. Kedua negara ...

Labels

Recent Posts

Pages