![]() |
| Tentara Perancis dengan senapan bayonet |
Perancis sebagai sekutu Serbia dan Rusia telah menyatakan perang terhadap Jerman. Kedua negara sebelumnya juga sudah pernah terlibat perang (Perang Perancis - Prusia 1870 -1871) dimana Perancis mengalami kekalahan.
Jerman ingin mengulang lagi peristiwa itu dimana Jerman mampu mengalahkan Perancis dengan cepat. Untuk itu Jerman meniru strategi lama yaitu menyerang Perancis melalui Belgia lalu melewati selat Inggris.
Serangan Jerman ke Perancis di barat ini bersamaan dengan pertempuran Jerman melawan Rusia di timur. Karena itu pada pertempuran di timur, Jerman hanya mampu mengirim 1 pasukan perang.
Rencana Jerman melalui Belgia ke Prancis tidak berjalan semulus yang diharapkan Jerman. Belgia sebagai negara netral tidak ingin terlibat dalam perang. Sebaliknya Perancis juga ingin mengirim pasukan melalui Belgia dan mendapatkan penolakan yang sama. Hal ini membuat Jerman marah dan merasa perlu menyerang Belgia.
Orang-orang Belgia yang tidak mau terlibat dalam perang (Belgia negara netral) melakukan perlawanan yang baik dengan menghancurkan jalur kereta api untuk memperlambat pengangkutan pasokan Jerman. Pada akhirnya, setelah mendapat serbuan dari Jerman, Belgia mencoba menggabungkan pasukan mereka dengan Perancis (namun sebagian besar pasukan Belgia mundur ke Antwerpen dimana mereka mengalami kekalahan dari Jerman).
![]() |
| Tentara Jerman di medan perang Belgia |
Perang Jerman melawan Perancis akhirnya benar-benar meletus dan terjadi di beberapa front. Pertempuran Frontiers (14–24 Agustus), Mulhouse Alsace Selatan (20 Agustus) dan Pertempuran Marne Pertama (5–12 September) yang berhasil mendorong pasukan Jerman 50 km ke belakang.
Kesuksesan Perancis memukul Jerman tidak bisa dilepaskan dari peran Inggris yang mengirim bantuan militer. Meskipun keinginan Inggris sebenarnya hanya ingin menjauhkan medan pertempuran. Inggris mengirim pasukan maju sampai pantai utara Prancis dekat kota Mons Belgia.
Meskipun pada awalnya mereka mampu menahan pasukan Jerman, mereka segera dipaksa mundur. Inggris kehilangan sejumlah besar orang pada pertempuran pertama ini.








No comments:
Post a Comment